Salut, Panen Raya Padi M-400 di Tulungagung Heboh Dihadiri Kementan!

Panen raya padi M-400 keluaran M-Tani Januari lalu (13/1) di Tulungagung, Jawa Timur heboh. Mengapa? Karena panen raya ini dihadiri oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pertanian (Balitbang Kementan) Moh. Sakir serta sekitar 150 petani. Wow, keren banget!

Panen raya ini dilakukan di area sawah Desa Mojoarum, Kecamatan Gondang, dengan tema ‘Bukti Keberhasilan Upsus’.

Selain kehadiran Moh. Sakir, ada pula Letkol Czi H. Agung Isa Rakhman selaku Komandan Kodim 0807 Tulungagung, Zendi Tafakresnanto selaku Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Timur, Agus Sulistiono selaku LO Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Malang, Saring selaku Kasi Serelia Dinas Pertanian Pemkab Tulungagung, Tri Wantoro selaku Camat Gondang, Kapten Inf Sunaryo selaku Danramil 0807/14, dan AKP Suratman selaku Kapolsek Gondang.

Sebelum panen raya dimulai, Moh. Sakir sebagai Kepala Balitbang Kementan membuka acara dengan menyampaikan sebuah pesan. Pesan tersebut mengatakan, petani, petugas pertanian, dan Babinsa harus saling bersinergi agar hasil pertanian meningkat demi mencapai swasembada pangan.

Baca Juga: Populasi Dunia Terus Bertambah, Permintaan Beras Semakin Meningkat

“Pemerintah sangat perhatian terhadap petani, buktinya mereka memberi beragam bantuan mulai dari alat pertanian, benih unggul M-400 keluaran M-Tani, subsidi pupuk, serta perbaikan infrastruktur dan sistem irigasi. Dengan begitu, diharapkan petani jadi lebih ringan dalam modal sehingga hasil yang didapat juga semakin meningkat,” katanya.

Lebih lanjut Moh. Sakir juga menyampaikan, “Setiap tahunnya, kebutuhan akan beras semakin meningkat karena populasi di tanah air terus bertambah. Akan tetapi, sayangnya lahan pertanian malah semakin berkurang sehingga pemerintah harus menggalakkan program percepatan tanam.”

Kedepan, Balitbangtan Kementan akan terus berinovasi menciptakan benih unggul berkualitas tinggi seperti M-400 keluaran M-Tani. Enggak cuma itu, alat-alat pertanian tentunya juga akan terus disesuaikan seiring berkembangnya inovasi teknologi yang semakin canggih. Hal ini semata-mata dilakukan demi membantu petani mencapai hasil panen yang melimpah.